Tambah Pasokan, Pertamina Patra Niaga Upayakan Kebutuhan LPG 3kg Blora Tercukupi

Trending 1 month ago

SEMARANG (SUARABARU.ID): Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah telah menambah pasokan LPG hingga 13 ribu lebih tabung LPG 3Kg untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kabupaten Blora.

Pjs Area Manager Com,Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Region Jawa Bagian Tengah, Marthia Mulia Asri menyampaikan penambahan telah dilakukan Pertamina sejak tanggal 9 Maret 2024.

blank

“Penambahan fakultatif ini dapat mempertebal stok LPG 3 Kg di pangkalan, sehingga sudah tersedia andaikan masyarakat memerlukan LPG 3 Kg,” ungkap Marthia.

Selain upaya penambahan fakultatif, Pertamina juga melakukan alih supply dari Semarang dan Gresik untuk memasok kebutuhan LPG di Blora.

blank

“Jalur Reguler pengedaran LPG untuk wilayah Blora sebenarnya dipasok melalui Kapal nan bersandar di Temporary Supply Point LPG di Pelabuhan Rembang, namun lantaran kondisi cuaca dan gelombang tinggi, belum memungkinkan kapal untuk bersandar di pelabuhan sehingga pengedaran LPG dari kapal terhambat,” jelas Marthia.

Berdasarkan info BMKG (Badan Metrologi, Klimatologi dan Geofisika) gelombang tinggi nan terjadi di perairan Laut Jawa disebabkan oleh kemunculan tiga bibit siklon tropis secara berbarengan nan bisa meningkatkan potensi awan hujan, kecepatan angin dan ketinggian gelombang laut di sekitar wilayah siklon tropis dimana Jawa Tengah merupakan wilayah potensi terdampak dengan kategori waspada.

Marthia juga menambahkan bahwa mengenai kewenangan penambahan kuota LPG subsidi menjadi kewenangan pemerintah pusat nan dapat diusulkan oleh pemerintah daerah.

“Kami senantiasa menghimbau bahwa nan berkuasa mendapatkan LPG bersubsidi ini adalah masyarakat nan kurang mampu,” tambah Marthia.

Program Subsidi Tepat Sasaran dengan pemberlakuan patokan pembelian LPG 3Kg bersubsidi dengan NIK (Nomer Induk Kependudukan) merupakan salah satu upaya Pemerintah untuk memastikan penyaluran produk subsidi telah tepat sasaran.

“Jika masyarakat memandang adanya penyalahgunaan alias penyelewengan dari LPG subsidi ini, informasikan kepada kami melalui Pertamina call center 135, kami minta juga agar kita bisa menyelamatkan subsidi negara ini ke pihak nan tepat,” tutup Marthia.

Dengan peran aktif masyarakat diharapkan dapat membantu peran Pertamina dalam menjaga kestabilan pasokan LPG di seluruh wilayah.