Harga Sembako di Kudus Terus Melambung Tinggi

Trending 3 months ago

KUDUS (SUARABARU.ID) – Memasuki pekan pertama bulan puasa, nilai sembako di sejumlah pasar tradisional di wilayah Kabupaten Kudus tetap melambung tinggi. Selain tingginya kebutuhan masyarakat, kenaikan nilai juga dipicu dengan musibah banjir nan melanda Kudus saat ini.

Pantauan di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Kudus, kenaikan nilai tetap terjadi pada komoditas beras. Untuk beras premium jenis umbuk wangi, nilai tetap cukup tinggi di nomor Rp 17 rb per kilogram.

Sementara, untuk beras kualitas medium jenis IR 64, nilai di kisaran Rp.14.500 per kilogram. Sedangkan beras Bulug dari program SPHP, harganya di nomor Rp 11.500 per kilogram.

Harga minyak goreng jenis Minyakita juga dijual sebesar Rp 15 ribu per liter.

Harga cukup tinggi juga terjadi pada komoditas gula nan mana per kilogram sekarang dijual Rp 17 ribu di tingkat eceran.

Sementara, untuk telur ayam nilai juga terus melambung ialah di nomor Rp 32 ribu per kilogram alias merupakan nilai tertinggi dalam beberapa waktu terakhir ini.

Untuk nilai daging sapi mencapai Rp 125 ribu per kilogram, sedangka. Daging ayam di nomor Rp 36 ribu per kilogram.

Harga nan tetap tinggi juga terjadi pada komoditas cabe rawit merah nan harganya di kisaran Rp 70 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang di Pasar Bitingan, Tutik Asiani mengatakan kenaikan nilai sudah terjadi sejak menjelang Ramadan.

Hanya saja nan mengherankan biasanya nilai mulai turun di awal pekan Ramadan, tapi realita nan ada saat ini nilai tetap memperkuat tinggi.

“Biasanya awal puasa nilai mulai turun, tapi ini nilai tetap memperkuat tinggi,”katanya.

Ali Bustomi