Cerdas dan Bijak Gunakan Medsos untuk Generasi Muda

Trending 1 month ago

YOGYAKARTA (SUARABARU.ID): Generasi Muda Cerdas Bermedia Sosial Wujudkan Good Citizenship
Masyarakat dan media sosial merupakan dua perihal nan tidak dapat dipisahkan saat ini. Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi juga mengalami kemajuan. Hal ini dibuktikan dengan hadirnya media sosial sebagaimana nan kita kenal dan ketahui saat ini. Sebagian besar masyarakat termasuk masyarakat di Indonesia setidaknya mempunyai satu media sosial, mengingat sekarang media sosial sangat beragam jenisnya, mulai dari Instagram, WhatsApp, hingga X.
Pengguna media sosial pun datang dari beragam kalangan. Dilansir dari info Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2020-2023, jumlah pengguna media sosial paling banyak di Indonesia ialah berumur 25 tahun ke atas dengan persentase 58.63%, diikuti dengan pengguna media sosial berumur 19-24 tahun dengan persentase 14,69%. Melalui info tersebut, kita dapat mengetahui bahwa generasi muda di Indonesia merupakan kalangan nan paling banyak menggunakan media sosial.
Generasi muda biasanya sangat pembaruan dengan informasi-informasi terkini. Tentu saja media sosial berkedudukan krusial dalam penyebaran informasi-informasi tersebut. Selain menerima informasi, generasi muda biasanya juga menggunakan media sosial untuk membagikan aktivitas mereka sehari-hari dan menyampaikan pemikiran mereka. Lantas gimana media sosial nan digunakan oleh generasi muda dapat berkedudukan dalam menciptakan penduduk negara nan baik (good citizenship)?
Seperti nan kita ketahui dan sadari, generasi muda merupakan salah satu pihak nan sangat berkedudukan dalam keberlangsungan negara Indonesia di masa depan. Mereka perlu bijak dalam menyikapi segala hal, contohnya menyikapi beragam teknologi nan masuk, termasuk media sosial itu sendiri. Menyadari perihal tersebut, sudah semestinya generasi muda mulai mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin. Sebagai generasi penerus bangsa, kita perlu menanamkan rasa cinta tanah air dan memegang erat nilai-nilai bangsa indonesia nan dapat kita lihat melalui Pancasila. Untuk itu, kita perlu memahami nilai-nilai pancasila dan mengamalkannya dalam kehidupan termasuk dalam bermedia sosial.
​Selanjutnya, gimana kita memasukkan nilai-nilai tersebut saat bermedia sosial? Sebenarnya, ada banyak sekali hal-hal nan dapat kita lakukan, seperti membagikan pemikiran dan juga pendapat kita. Hal ini dikarenakan sebagai penduduk negara nan baik kita perlu menjadi seseorang nan imajinatif dan juga dapat berinovasi agar dapat membikin bangsa kita semakin maju. Lalu, perihal lain nan dapat kita lakukan adalah dengan peka dan tanggap terhadap persoalan alias isu-isu nan ada disekitar kita. Jika kita peka terhadap rumor alias persoalan nan terjadi artinya kita peduli dengan negara kita.
Selanjutnya, sebagai generasi muda nan dapat menggunakan media sosial, kita dapat membantu meningkatkan kasus-kasus nan tenggelam alias belum diselesaikan oleh pihak nan berkuasa dengan langkah memviralkan kasus tersebut ke media sosial. Seperti nan bisa kita lihat, akhir-akhir ini cukup banyak kasus viral nan akhirnya bisa diselesaikan. Akibat dari perihal ini adalah munculnya kalimat “No Viral No Justice”, artinya adalah jika tidak viral maka tidak bisa mendapatkan keadilan. Oleh lantaran itu, peran kita sebagai pengguna media sosial sangat besar untuk menyuarakan keadilan nan juga selaras dengan nilai pancasila pada sila kelima, ialah “keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia”.
Melalui beberapa langkah di atas, sangat diharapkan agar generasi muda dapat mempergunakan media sosial sebijak mungkin dan memberikan faedah bagi orang lain. Jika media sosial dapat dipergunakan dengan tepat, maka generasi muda dapat menjadi penduduk negara nan baik dan juga bisa membawa bangsa indonesia ke arah nan lebih baik.

Penulis : Lula Nurfadilah (Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta)